karya lukisan affandi

karya lukisan affandi

Jika anda membaca sepintas dari judul posting ini, mungkin anda bertanya-tanya dalam hati gerangan keanehan apa yang terdapat pada lukisan affandi, sebenarnya posting ini bukan mengenai keanehan pada objek ataupun lukisan asli yang dibuat oleh seniman lukis Affandi yang bisa anda lihat diatas, namun ini adalah merupakan keanehan pada file atau image dengan objek lukisan affandi yang admin alami sendiri secara nyata, dan sampai saat admin membuat posting ini, jawaban tentang keanehan gambar lukisan affandi tersebut diatas belum admin temukan.

Kejadian aneh ini benar-benar admin alami sendiri secara nyata tanpa ada unsur rekayasa sedikitpun, dan semoga admin tidak pernah berniat sedikitpun untuk hal-hal seperti itu yang tidak ada untungnya buat kami.

Kejadian aneh yang admin alami adalah, kemarin malam tepatnya malam sabtu, 13 Desember 2013, kami mengupload image karya lukisan affandi sebanyak 103 sekaligus, di server google.com album web picasa. dan sebagian sudah kami bagikan kepada anda yaitu sebanyak 36 gambar lukisan affandi. Nah, ketika kami sementara memposting gambar lukisan affandi tersebut, admin menemukan file lukisan yang ganda atau dua. Awalnya kami tidak terlalu peduli, namun karena file ganda tersebut sering kami lihat, ternyata kami menemukan file yang satu tersebut berbeda, meskipun dengan objek yang sama. ada butiran-butiran putih yang terlihat bergerak seperti salju. sementara file yang satu tidak ada. Dan lucunya lagi nama file tersebut sama yaitu "Boats" namun file yang aneh ada tulisan dibelakang kata, "snow" yang ternyata artinya "salju"

Karena penasaran, kami kemudian mencari dipenyimpanan drive kami, tapi kami tidak menemukannya sama sekali. Kami menjadi semakin heran, ko bisa ada.

Dengan keterbatasan di dunia IT, kami mencoba mencari jawabannya, dengan search di google, file tersebut dengan tanda petik biar akurat "boats-SNOW".  tidak satupun keluar gambar lukisan affandi, bahkan kami sudah tambah kata "affandi" dibelakang kata. tapi tetap tidak ditemukan.

Okelah misalnya karena kecanggihan teknologi orang mampu membuat gambar gif dengan efek salju seperti itu, namun keanehannya disini adalah kenapa bisa ada muncul dengan sendirinya. Itulah keanehan karya lukisan affandi yang admin alami sendiri.

Sebagai tambahan dan ringkasan berikut hal yang bisa kami uraikan :
  1. File tersebut tidak ada dalam drive kami, sudah dicari secara manual dan dengan windows search
  2. File yang kami upload sebanyak 103 namun terdapat 104 pada album web picasa.
  3. File dengan lukisan Boats menjadi 2, yang bisa anda lihat diatas, namun nama file yang ganda ada tulisan "snow" dengan ekstensi .gif dan memang ada efek salju.
  4. Kami sama sekali tidak mengetahui cara membuat efek salju seperti diatas menggunakan aplikasi animasi. apalagi masalah script atau coding.
  5. Kita semua mengetahui, Album web picasa hanyalah sekedar server menyimpan gambar dan tidak bisa mengedit file seperti yang terdapat pada instagram dan semacamnya, jadi kesalahan menambah efek sangat mustahil terjadi.
  6. File lukisan affandi tersebut admin upload pada folder tersendiri sehingga tidak tercampur dengan file gambar yang lain.
  7. Ketika membandingkan kedua file tersebut file asli memiliki ukuran lebih besar yaitu 895x717 sementara yang kedua ukuran 800x641 dengan besar file 1,05Mb.
  8. Ketika kami mencoba melihat metadata dari kedua file tersebut, file .gif tidak memiliki metadata sebagaimana lazimnya semua file yang kami begikan disini yang memiliki Metadata.
  9. Ketika mencoba search di google dengan memakai tanda petik, kami juga tidak menemukan file tersebut.
Itulah ringkasan yang bisa kami uraikan dari kedua gambar tersebut diatas.
Bagi anda yang kebetulan membaca posting ini dan memiliki kemampuan IT, mohon kiranya memberikan komentar dan pencerahan kepada kami yang masih pemula dalam hal IT ini, sehingga kami menemukan jawabannya. 
Salam Blogger

Keanehan Karya Lukisan Affandi

Posted by : Robbi Syahputra
Kamis, 13 Februari 2014
0 Comments
Karya Lukisan Edouard Manet

Biografi :

Edouard Manet lahir di Paris pada tanggal 23 Januari 1832, dari keluarga kaya dan terhubung dengan baik. Ibunya, Eugenie - Desiree Fournier, adalah putri seorang diplomat dan putri baptis dari Swedia putra mahkota Charles Bernadotte, adalah keturunan raja Swedia. Ayahnya, Auguste Manet, seorang hakim Prancis yang mengharapkan Edouard untuk mengejar karir di bidang hukum. Pamannya, Edmond Fournier, mengenali bakat kecil Edouard itu, mendorong minatnya pada seni, sering membawanya Louvre. mendorong dia untuk mengejar lukisan dan mengambil Manet muda untuk Louvre. Pada tahun 1841 ia terdaftar di sekolah menengah, College Rollin. Pada tahun 1845, atas saran dari pamannya, Manet terdaftar dalam kursus khusus menggambar di mana ia bertemu Antonin Proust, masa depan Menteri Seni Rupa dan teman seumur hidup berikutnya.

Atas saran ayahnya, pada tahun 1848 ia berlayar di kapal pelatihan untuk Rio de Janeiro. Setelah ia dua kali gagal dalam ujian untuk bergabung dengan Angkatan Laut, ayahnya mengalah dengan keinginannya untuk mengejar pendidikan seni. Dari 1850-1856, Manet belajar di bawah pelukis akademis Thomas Couture. Dalam waktu luangnya, Manet dibimbing empu tua di Louvre .

Dari tahun 1853-1856 ia mengunjungi Jerman, Italia, dan Belanda, selama waktu itu dia dipengaruhi oleh pelukis Belanda Frans Hals, dan seniman Spanyol Diego Velazquez dan Francisco Jose de Goya.

Pada tahun 1856, Manet membuka studio. Gayanya dalam periode ini ditandai dengan sapuan kuas longgar, penyederhanaan rincian dan penekanan nada transisi. Mengadopsi gaya saat realisme diprakarsai oleh Gustave Courbet, ia melukis The Absinthe Drinker ( 1858-1859 ) dan mata pelajaran kontemporer lainnya seperti pengemis, pengamen, Gipsi, orang-orang di kafe, dan adu banteng. Ia menikah dengan Suzanne Leenhoff pada tahun 1863. 20 tahun terakhir hidup Manet melihatnya membentuk ikatan dengan seniman-seniman besar lain waktu, dan mengembangkan gayanya sendiri yang akan digembar-gemborkan sebagai inovatif dan melayani sebagai pengaruh besar bagi pelukis masa depan.

Seorang tokoh penting dalam transisi dari Aliran Realisme ke Impresionisme, Edouard Manet adalah pelukis berpengaruh yang meninggalkan jejak unik sendiri di dunia seni. Pada tahun 1856, di awal tiga puluhan, Manet membuka studio sendiri. Ia mulai melukis dengan gaya kuasi- realis, yang beralih ke gaya yang lebih impresionis ketika dia bertemu pelukis Berthe Morisot, yang terkenal dia untuk lingkaran teman-temannya pelukis impresionis, termasuk Claude Monet, Pierre - Auguste Renoir, dan Edgar Degas, dan plein teknik melukis udara mereka. Banyak dari karya Manet berkisar pada penggambaran kegiatan rekreasi, termasuk pengamatan kehidupan sosial di semua kelas, dari balap kuda borjuis untuk pelacur minum, ke jalan-jalan Paris dan berperahu layar, banyak yang terbuat dari sketsa dilakukan di tempat.

Gaya lukisan Edouard Manet merupakan inspirasi bagi perkembangan seni rupa moderen. Ia memulai penggunaan pewarnaan secara datar, menghindari gelap-terang khiaroskuro yang tradisional. Tema lukisan Manet banyak mengacu pada realisme Courbet. Ia juga dianggap sebagai salah satu seniman yang memunculkan gagasan seni untuk seni, bahwa goresan kuas dan warna merupakan unsur pokok dari realitas lukisan. Manet merupakan tokoh penting bagi pelukis-pelukis muda yang dikenal sebagai kelompok Impresionis. Meskipun ia tidak pernah secara formal sebagai Impresionis, karya-karya akhirnya menunjukkan ciri khas Aliran Impresionisme, yaitu penggunaan warna cerah.

Karya Manet, Luncheon on the Grass (1863), menggambarkan orang laki-laki berpakaian rapi sedang duduk di rerumputan bersama seorang wanita telanjang. Tema lukisan itu jelas tidak dimaksudkan sebagai suatu alegori, tetapi diletakkan dalam kehidupan nyata. Lukisan itu dianggap memalukan oleh banyak kritikus Perancis pada waktu itu, karena isinya yang tidak senonoh itu.


Karya Lukisan Edouard Manet
Luncheon on the Grass Karya Lukisan Edourd Manet
Komposisi dan figur telanjang pada lukisan Manet bersumber pada seni rupa klasik. Lukisan itu didasarkan pada engraving Renaisans karya Marcantonio Raimondi, yang selanjutnya bersumber pada karya gambar Raphael (Judgment of Paris). Karya Raphael bersumber pada relief yang menggambarkan figur-figur dewi-dewi sungai yang sedang berbaring. Konsep asli figur telanjang yang ideal masih tampak pada lukisan Manet.

Lukisan Manet yang berjudul Olympia (1863) juga menampilkan figur wanita telanjang dalam konteks nyata. Lukisan mengingatkan karya Raphael Venus of Urbino, namun dimaksudkan sebagai potret seorang pelacur yang sangat terkenal di Paris. Seraya berbaring di tempat tidurnya wanita itu menampilkan tatapan yang ramah dan tanpa malu.

Karya Lukisan Edouard Manet
Karya Lukisan Edouard Manet "Olympia"

Meskipun karyanya impresionis, ia menolak keterlibatan dengan gaya lukisan tertentu, dan dengan demikian lebih disukai untuk menyajikan karya-karyanya ke Salon of Paris daripada banyak pameran impresionis. Pada tahun 1875, beberapa lukisannya termasuk dalam edisi buku - panjang Edgar Allen Poe The Raven dan pada 1881, ia dianugerahi Legion of Honor oleh pemerintah Perancis. Manet meninggal sebelas hari setelah amputasi kaki kirinya akibat gangren, akibat komplikasi sifilis dan rematik, yang telah begitu buruk untuk menyebabkan kelumpuhan parsial di tahun-tahun menjelang kematiannya .

Berikut beberapa Gambar Karya Lukisan  Edouard Manet yang bisa anda apresiasi :

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet


Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Karya Lukisan Edouard Manet

Untuk mengetahui judul dan tahun pembuatan dari Karya - Karya Lukisan Edouard Manet diatas, anda dapat melihatnya pada nama file Gambar Lukisan diatas. Salam

Edouard Manet

Posted by : Robbi Syahputra 0 Comments
Cara Upload Photo ke Instagram lewat PC Komputer
Kembali lagi kami admin blog senirupa membagikan kepada anda Cara Upload Photo ke Instagram melalui PC Komputer part 2, setelah sebelumnya kami membagikan kepada anda Cara Upload Photo tersebut melalui aplikasi Android yang bisa anda baca di link yang kami sertakan tadi. Namun kali ini kami memberikan cara lain sebagai alternatif cara Upload Photo ke Instagram lewat PC Komputer yang mungkin masih banyak yang kesulitan dalam menggunakan Aplikasi Android Bluestack yang pernah kami posting di Blog Senirupa ini.
Cara Cara Upload Photo ke Instagram lewat PC Komputer Part 2 ini benar-benar bagus digunakan dan sangat simpel, serta tidak membutuhkan spesifikasi yang khusus pada komputer anda seperti pada aplikasi Android yang harus memiliki minimal 2GB RAM. Instalasi juga cukup mudah tanpa perlu koneksi internet, kecuali pada saat anda mengupload Photo ke Instagram lewat PC Komputer.
Oh ya, Cara Upload Photo ke Instagram lewat PC Komputer Part 2 ini tanpa sengaja kami temukan ketika sedang browsing di Internet, dan berikut kami uraikan secara detail cara penggunaannya.
1. Anda harus menginstall Aplikasi Uploader yang namanya Gramblr (27,19Mb), yang bisa anda download gratis di sini.
2. Jika sudah terinstall, admin kira cukup mudah, hanya tinggal pilih next dan next saja. silahkan buka aplikasi Gramblr anda. lihat gambar dibawah, itulah tampilan dari aplikasi ini.

Cara Upload Photo ke Instagram lewat PC Komputer
3. Masukkan username dan Pasword anda dan pilih Login
4. Anda kemudian akan dibawah pada tampilan seperti gambar dibawah, silahkan pilih choose file

Cara Upload Photo ke Instagram lewat PC Komputer

Namun perlu anda ingat, aplikasi ini akan langsung mengupload photo dari komputer anda ke Instagram anda, tanpa melalui proses crop dan effect dari instagram, jadi photo yang ingin anda Upload ke Instagram lewat PC Komputer harus sudah persegi, misal 700x700px, dan tidak lebih dari 500kb. jadi sebelumnya anda harus memotong gambar anda sendiri sebelum di Upload. Kalau kami lebih suka memakai Photoshop.
5. setelah menunggu beberapa detik, karena proses upload, tergantung kecepatan internet dan Photo yang anda Upload, anda akan dibawah sepeti pada tampilan dibawah.

Cara Upload Photo ke Instagram lewat PC Komputer
6. Anda dipersilahkan memasukkan Caption kedalam photo anda kemudian pilih save.
7. Setelah itu akan ada menu untuk berbagi di facebook ataupun di twitter anda, atau anda bisa memilih untuk mengUpload lagi Photo yang lain ke Instagram dari komputer anda.

Cara Upload Photo ke Instagram lewat PC Komputer

8. Terakhir silahkan buka browser anda, dan masuk di instagram untuk melihat photo yang sudah anda Upload lewat Pc Komputer.
berikut Gambar Screenshot dari photo yang kami uji coba Cara Upload Photo keinstgram lewat PC Komputer tanpa kendala sama sekali dan benar-benar work.

Cara Upload Photo ke Instagram lewat PC Komputer

Semoga Artikel Cara Upload Photo ke Instagram lewat PC Komputer Part 2 bermanfaat untuk anda.

Catatan :
Aplikasi ini seperti yang kami baca tidak berjalan baik pada Macintos, namun sangat bagus digunakan pada Windows.
dan jangan lupa Photo yang ingin anda Upload ke Instagram lewat PC Komputer harus ukuran persegi (Segi Empat).

Berhasil atau tidaknya menggunakan aplikasi ini, semoga anda bersedia untuk berkomentar. sebagai bahan masukan bagi kami. Salam

Cara Upload Photo ke Instagram lewat PC Komputer Part 2

Posted by : Robbi Syahputra 0 Comments

Fase – Fase Perkembangan Sejarah Senirupa Indonesia

Secara garis besar fase perkembangan sejarah senirupa Indonesia dapat dikategorikan kedalam 7 fase, yaitu : 

1. Masa Perintisan  yaitu sekitar tahun 1817 sampai tahun 1880

Pada masa perintisan ini tokoh yang paling dikenal adalah  Raden Saleh, dengan nama lengkap Raden Saleh Syarif Bustaman Lahir di Terbaya, pada tahun 1814 -1880,  putra keluarga bangsawan pribumi yang mampu melukis gaya atau cara barat, baik dari segi alat, media maupun teknik,  dengan penggambaran yang natural dan

Raden Saleh banyak mendapat bimbingan dari pelukis Belgia Antonio Payen, pelukis Belanda A. Schelfhouf dan C. Kruseman di Den Haag. Dia sering berkeliling dunia dan pernah tinggal di Negara-Negara Eropa.

Ciri-ciri karya lukisan pada masa ini dengan Raden Saleh sebagai pelopornya adalah :

  • Bergaya natural dan romantisme
  • Kuat dalam melukis potret dan binatang
  • Pengaruh romantisme Eropa terutama dari Delacroix.
  • Pengamatan yang sangat baik pada alam maupun binatang   

Beberapa judul Karya Raden Saleh:

  • Hutan terbakar
  • Perkelahian antara hidup dan mati
  • Pangeran Diponegoro
  • Berburu Banteng di Jawa
  • Potret para Bangsawan

Contoh karya-karya masa perintisan


Deanles Karya Raden Saleh
Berburu Rusa - karya Raden  Saleh 



Badai/TheStorm 1851 - Raden Saleh

2. Masa Indonesia Jelita

Selanjutnya muncul pelukis-pelukis muda yang memiliki konsep berbeda dengan masa perintisan, yaitu melukis keindahan dan keelokan alam Indonesia.Keadaan ini ditandai pula dengan datangnya para pelukis luar/barat atau sebagian ada yang menetap dan melukis keindahan alam 
Masa ini dinamakan Indonesia Jelita karena pada masa ini Karya-karya yang dihasilkan para Seniman Lukis lebih banyak menggambarkan tentang keindahan alam, serta lebih banyak menonjolkan nada erotis dalam melukiskan manusia. 

Tokoh Pelukis pada Masa Indonesia Jelita ini adalah :

  • Abdullah Suriosubroto (1878-1941) 
  • Mas Pirngadi (1875-1936) 
  • Wakidi  
  • Basuki Abdullah 
  • Henk Ngantung, Lee Man Fong (dll) 
  • Rudolf Bonnet (Bld), Walter Spies (Bel), Romuldo Locatelli, Lee Mayer (Jerman) dan W.G. Hofker.

Ciri-ciri lukisan yang dihasilkan yaitu:

  • Pengambilan obyek alam yang indah
  • Tidak mencerminkan nilai-nilai jiwa merdeka
  • Kemahiran teknik melukis tidak dibarengi dengan penonjolan nilai spirituil
  • Menonjolkan nada erotis dalam melukiskan manusia

Contoh karya pada masa ini adalah :

 The Day’s end Mount
Lukisan cat minyak, karya Abdullah SR

 Mountain Landscape karya Wakidi
Cat minyak diatas kanvas, 139.5 x 197 cm

Gunung Merapi, karya Basoeki Abdullah

 Balinese legend,W. Spies

 Village life in Sanur
Willem Gerard Hofker (1902-1981), oil on canvas

Full moon ceremony(1994)
oil on canvas by Arie Smith

3.  Masa Cita Nasional

Masa Cita Nasional yaitu Bangkitnya kesadaran nasional yang dipelopori oleh Boedi Oetomo pada Tahun 1908. Seniman S. Sudjojono, Surono, Abd. Salam, Agus Djajasumita mendirikan PERSAGI (Persatuan Ahli Gambar Indonesia). Perkumpulan pertama di Jakarta, berupaya mengimbangi lembaga kesenian asing Kunstring yang mampu menghimpun lukisan-lukisan bercorak modern. PERSAGI berupaya mencari dan menggali nilai-nilai yang mencerminkan kepribadian Indonesia yang sebenarnya
Hasil karya mereka mencerminkan :
  • Mementingkan nilai-nilai psikologis;
  • Tema perjuangan rakyat ;
  • Tidak terikat kepada obyek alam yang nyata;
  • Memiliki kepribadian Indonesia ;
  • Didasari oleh semangat dan keberanian;

Karya-karya seni lukis masa PERSAGI antara lain :

  • Agus Djajasumita : Barata Yudha, Arjuna Wiwaha, Nirwana, Dalam Taman Nirwana
  • S. Sudjojono: Djongkatan, Didepan Kelambu Terbuka, Mainan, Cap Go meh.
  • Otto Djaya: Penggodaan, Wanita Impian
- Di Depan Kelambu Terbuka,1939, Sudjojono, 86 x 66 cm
- Laki-laki Bali dan Ayam Jago, 1958, Agus Djaja S., 
cat minyak di atas kanvas, 100 x 140 cm

 Kawan - kawan Revolusi
1947  karya S. Sudjojono, cat minyak di atas kanvas, 95 x 149 cm

 Penjual Jamu, karya Otto Djaya Suminta


4.   Masa Pendudukan Jepang

 Masa Pendudukan Jepang
  • Cita PERSAGI masih melekat pada para pelukis, serta menyadari pentingnya seni lukis untuk kepentingan revolusi. 
  • Pemerintah Jepang mendirikan KEIMIN BUNKA SHIDOSO,Lembaga Kesenian Indonesia –Jepang ini pada dasarnya lebih mengarah pada kegiatan propaganda Jepang.
  • Tahun 1943 berdiri PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat) oleh Bung Karno, Bung Hatta, Ki Hajar Dewantara dan KH Mansur. Tujuannya memperhatikan dan memperkuat perkembangan seni dan budaya. Khusus dalam seni lukis dikelola oleh S. Sudjojono dan Afandi, selanjutnya bergabung pelukis Hendara, Sudarso, Barli, Wahdi dan sebagainya Hasil karya mereka mencerminkan kelanjutan dari masa cita Nasional

Tokoh utama pada masa ini antara lain:

  • S. Sudjojono
  • Basuki Abdullah, Emiria Surnasa
  • Agus Djajasumita, Barli
  • Affandi, Hendra dan lain-lain 
 Mengungsi, 1947, karya S. Sudjojono, 
cat minyak diatas kanvas, 95 x 149 cm

 Keluarga Pemusik , 1971, karya Hendra Gunawan
cat minyak diatas kanvas, 150 x 90 cm

 Pengemis karya Affandi, 
Cat minyak di atas kanvas, 99 x 129 cm


Kemudian masih ada 3 masa yang terakhir yaitu :
5.  Masa Setelah Kemerdekaan
6.  Masa Pendidikan Formal, dan
7.  Masa Seni Rupa Baru Indonesia
   Namun karena saya sudah lelah mengetik,. Posting ini saya cukupkan dulu sampai disini,. Posting selanjutnya kita lanjutkan untuk hari – hari berikutnya…
Untuk 3 masa diatas silahkan anda baca posting yang berjudul Fase Perkembangan Sejarah Senirupa Indonesia Bagian 2

Fase Perkembangan Sejarah Senirupa Indonesia

Posted by : Robbi Syahputra
Minggu, 18 November 2012
0 Comments

- Copyright © 2013 Art of Anime - Shiroi - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan - ReDesign by Robbi Jaeger